REDELONG–Pada Sabtu, 3 Januari 2026, Status aktivitas vulkanik Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah diturunkan dari Level III (Siaga) ke Level II (Waspada).
Penurunan ini dilakukan berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental Gunung Bur Ni Telong. Penurunan status mulai berlaku sejak pukul 14.00 WIB, 3 Januari 2026.
Aktivitas kegempaan vulkanik menunjukkan tren penurunan sejak 1 Januari 2026. Hingga 3 Januari siang, gempa yang terekam berkuang dan tidak teramati asap kawah secara visual.
Namun, berdasarkan rilis yang diterbitkan BPBD Bener Meriah, meski diturunkan, potensi bahaya tetap masih ada. Gunung ini dikenal sensitif terhadap gempa tektonik, sehingga peningkatan aktivitas dapat terjadi kembali sewaktu-waktu.
Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area kawah dalam radius 3 km. Menghindari area fumarol dan solfatara. Juga senantiasa mewaspadai embusan gas vulkanik, terutama saat cuaca mendung ata hujan.[]
